20 Juli 2022   15:26 WIB

Mohon Maaf, Tendem Roller Rusak, Pemeliharaan Rutin Jalan RA Kartini Gunakan Babby Roller

Mohon Maaf, Tendem Roller Rusak, Pemeliharaan Rutin Jalan RA Kartini Gunakan Babby Roller

Mohon Maaf, Tendem Roller Rusak, Pemeliharaan Rutin Jalan RA Kartini Gunakan Babby Roller

Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora intensif melaksanakan pemeliharaan rutin ruas jalan rusak yang ada di dalam wilayah kota Blora.

Setelah melakukan pemeliharaan di ruas jalan Agil Kusumodiyo, jalan TMP hingga simpang tiga arah pasar Pon Blora, kemudian jalan GOR Mustika Blora, Jalan Gunung Wilis, kini dilanjutkan di Jalan RA Kartini Blora.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kepala Bidang Bina Marga, Nidzamudin Al Huda, ST., yang diwakili Fungsional Ahli Madya, Sub Koordinator Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Sutono, ST., MM., Kamis (20/7/2022).

"Pemeliharaan rutin dilanjutkan di Jalan RA Kartini Blora. Hanya saja, karena Tendem Roller rusak, maka saat ini untuk pemeliharaan jalan menggunakan Baby Roller, sambil menunggu Tendem Roller selesai diperbaiki, mohon maaf," kata Sutono.

Ia menjelaskan Bidang Bina Marga DPUPR Blora selama ini menyediakan materialnya, tetapi untuk tenaga pekerjaan pemeliharaan jalan dikerjasamakan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan Jembatan dan Irigasi (PJJI) Wilayah I yang kini dipimpin Mimintari Sulistiyorini, SE, MM, selaku Kepala UPTD yang baru-baru ini dilantik Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si.

Sutono menjelaskan, waktu pengerjaan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan di wilayah kabupaten Blora sampai dengan Desember 2022.

Pihaknya mohon maaf kepada pengguna jalan yang melintasi di lokasi pemeliharaan jalan dan mengimbau supaya berhati-hati.

“Kami mohon hati-hati dan maaf perjalanan anda terganggu,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Ir Samgautama Karnajaya, MT., menjelaskan pemeliharaan jalan bertujuan mengembalikan fungsi jalan, bukan merubah konstruksi jalan sehingga bisa lebih bertahan lama.

“Hal itu berbeda dengan peningkatan jalan. Dan ini berlaku juga untuk jalan nasional, provinsi dan kabupaten,” jelasnya. (Tim DPUPR Blora).


Info