11 Juli 2022   11:38 WIB

Penandatanganan Kontrak Kegiatan Peningkatan Jaringan Irigasi DAK APBN 2022

Penandatanganan Kontrak Kegiatan Peningkatan Jaringan Irigasi DAK APBN 2022

Penandatanganan Kontrak Kegiatan Peningkatan Jaringan Irigasi DAK APBN 2022

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora melalui Bidang Sumber Daya Air telah melaksanakan penandatanganan kontrak kegiatan peningkatan jaringan irigasi 2022. 

Penandatanganan kontrak kegiatan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022 dilaksanakan di ruang pertemuan lantai 1 DPUPR Blora, Senin (11/7/2022).  

Kepala DPUPR Blora Ir. Samgautama Karnajaya,ST, melalui Kepala Bidang SDA, Surat ST., MT, menjelaskan penandatanganan kontrak kegiatan peningkatan jaringan irigasi 2022 dilakukan setelah dilaksanakan proses tender pengadaan barang dan jasa konstruksi  enam paket kegiatan peningkatan jaringan irigasi yang dibiayai dari DAK APBN 2022. 

“Puji syukur, pagi hari ini telah dilakukan penandatanganan kontrak kegiatan peningkatan jaringan irigasi 2022. Yang dibiayai DAK APBN,” jelas Surat, Kepala Bidang SDA DPUPR. 

Hanya saja, menurut penjelasan Surat, tandatangan kontrak pagi hari itu baru dua kegiatan dari enam kegiatan yang ada. Keduanya Daerah Irigasi (DI) Lego dan Daerah Irigasi (DI) Watulumbung. 

Untuk DI. Lego, CV. Cengkir Gading, nilai kontrak Rp2.233.000.000,00, konsultan pengawas CV. Mega Putri Konsultan. 

Kemudian, DI. Watulumbung, CV. Janur Kuning, nilai kontrak Rp1.060.000.000,00 dengan konsultan pengawas CV. Statika Teknik. 

“Yang empat DI lagi apabila penyedia jasa pemenang tender bisa menyerahkan jaminan pelaksanaan pada hari ini maka tanda tangan kontraknya nanti juga bisa dilakukan mulai pada hari ini juga,” jelasnya.

Diinformasikan sebelumnya, enam paket pekerjaan yang ditenderkan bidang SDA DPUPR  dengan dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022 yaitu :

1. Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Pengilon Kec. Todanan, dengan nilai HPS kurang lebih Rp829,7 juta.

2. Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Cokrowati Kec.Todanan, dengan nilai HPS kurang lebih Rp1 Miliar.

3. Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Kidangan Kec.Jepon, dengan nilai HPS kurang lebih Rp1,7 Miliar.

4. Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Lego Kec.Blora, dengan nilai HPS kurang lebih Rp 2,3 Miliar.

5. Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Watulumbung Kec.Jiken, dengan nilai HPS kurang lebih Rp1,1 Miliar.

6. Peningkatan Jaringan Irigasi DI. Semambit Kec. Jiken, dengan nilai HPS kurang lebih Rp500,8 juta. (TIM DPUPR).


Info