10 Maret 2022   08:23 WIB

PETUGAS UPTD PJJI DPUPR WILAYAH I KERJA KERAS GROSOK JALAN DESA JEPANGREJO

PETUGAS UPTD PJJI DPUPR WILAYAH I KERJA KERAS GROSOK JALAN DESA JEPANGREJO

PETUGAS UPTD PJJI DPUPR WILAYAH I KERJA KERAS GROSOK JALAN DESA JEPANGREJO

Petugas UPTD Pengelolaan Jalan Jembatan dan Irigasi (PJJI) DPUPR Wilayah I bekerja keras membantu Bidang Bina Marga DPUPR untuk menguruk grosok di jalan rusak di desa Jepangrejo Kecamatan Blora.
“Ada lima orang petugas kami yang kerahkan dan melanjutkan pengurukan grosok di jalan desa Jepangrejo. Sementara diutamakan yang berlubang dulu,” kata Karwi, S.Sos., Kepala UPTD PPJI DPUPR Wilayah I, mewakili Kapala DPUPR Blora, Ir. Samgautama Karnajaya, MT., Kamis (10/3/2022).
Tidak hanya itu, kata Karwi, petugas lainnya juga masih melanjutkan pembenahan paving di jalan desa Pelem-Andongrejo.
Diinformasikan sebelumnya, harapan warga masyarakat desa Jepangrejo Kecamatan Blora untuk menikmati dalan alus (jalan mulus) di tahun 2022 akan segera terwujud.
Hal itu dibuktikan dengan telah dimulai dropping matrial berupa grosok (sirtu) tahap pertama dari simpang tiga jalan Kamolan Klopoduwur ke arah timur sampai simpang tiga Desa Jepangrejo dengan panjang sekitar 1.300 meter.  
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Ir. Samgautama Karnajaya, MT melalui Kepala Bidang Bina Marga II Nidzamudin Al Huda,ST serta Fungsional Ahli Madya Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan, Sutono, ST., MM  bersama Fungsional Ahli Muda Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina, Marga Yudi Kristiawan, ST menjelaskan paket pertama anggarannya Rp 1,5 miliar, yang paket kedua sekitar Rp1 miliar sehingga kalau ditotal Rp2,5 miliar.

Menurutnya, paket pertama yang dimaksud yaitu mulai dari simpang tiga jalan Kamolan Klopoduwur ke arah timur sampai simpang tiga desa Jepangrejo dengan panjang sekitar 1.300 meter. Kemudian paket kedua perbaikan jalan mulai dari simpang tiga Jepangrejo ke arah desa Jepangrejo dengan panjang sekitar 1.000 meter.
“Jalan Badong – Jepangrejo, pekerjaan baru 40%, perkiraan volume 800 x 3.00 meter,” jelas Sutono, ST., MM, Rabu (9/3/2022)
Fungsional Ahli Muda Jalan dan Jembatan Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Yudi Kristiawan, ST, menambahkan saat ini sudah mulai dilakukan untuk tahap pertama.
Menurut dia, jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Jepangrejo dengan Desa Ngampon perlu diperbaiki karena adanya ikon wisata kuliner Blora, yaitu Kopi Santen Jepangrejo.
 "Kita harapkan sampai ke Kopi Santen, karena menjadi ikonnya Blora, kita harapkan orang ke sana lebih nyaman," terangnya.  (Tim DPUPR).


Info