09 Maret 2022   14:12 WIB

Tahap Pertama, Jalan Badong-Jepangrejo Mulai Digrosok

Tahap Pertama, Jalan Badong-Jepangrejo Mulai Digrosok

Tahap Pertama, Jalan Badong-Jepangrejo Mulai Digrosok

Harapan warga masyarakat desa Jepangrejo Kecamatan Blora untuk menikmati dalan alus (jalan mulus) di tahun 2022 akan segera terwujud.
Hal itu dibuktikan dengan telah dimulai dropping material berupa grosok (sirtu) tahap pertama dari simpang tiga jalan Kamolan Klopoduwur ke arah timur sampai simpang tiga Desa Jepangrejo dengan panjang sekitar 1.300 meter.  
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Ir. Samgautama Karnajaya, MT melalui Kepala Bidang Bina Marga II Nidzamudin Al Huda,ST serta Fungsional Ahli Madya Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan, Sutono, ST., MM  bersama Fungsional Ahli Muda Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina, Marga Yudi Kristiawan, ST menjelaskan paket pertama anggarannya Rp 1,5 miliar, yang paket kedua sekitar Rp1 miliar sehingga kalau ditotal Rp2,5 miliar.

Menurutnya, paket pertama yang dimaksud yaitu mulai dari simpang tiga jalan Kamolan Klopoduwur ke arah timur sampai simpang tiga desa Jepangrejo dengan panjang sekitar 1.300 meter. Kemudian paket kedua perbaikan jalan mulai dari simpang tiga Jepangrejo ke arah desa Jepangrejo dengan panjang sekitar 1.000 meter.
“Jalan Badong – Jepangrejo, pekerjaan baru 40%, perkiraan volume 800 x 3.00 meter,” jelas Sutono, ST., MM, Rabu (9/3/2022)
Fungsional Ahli Muda Jalan dan Jembatan Subkoordinator Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Yudi Kristiawan, ST, menambahkan saat ini sudah mulai dilakukan untuk tahap pertama.
Menurut dia, jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Jepangrejo dengan Desa Ngampon perlu diperbaiki karena adanya ikon wisata kuliner Blora, yaitu Kopi Santen Jepangrejo.
 "Kita harapkan sampai ke Kopi Santen, karena menjadi ikonnya Blora, kita harapkan orang ke sana lebih nyaman," terangnya.  
Diketahui, jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora menuju Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo ataupun dari Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora menuju ke Desa Ngampon, Kecamatan Jepon memang sudah rusak parah.
Apabila pada musim penghujan, banyak genangan air di ruas jalan tersebut yang membuat para pengguna jalan merasa tidak nyaman. Padahal di desa tersebut, ada wisata kuliner kopi santen yang pelanggannya tidak hanya dari Blora, tapi juga dari luar daerah Blora.
Sementara itu Kepala UPTD Pengelolaan Jalan Jembatan dan Irigasi (PJJI) DPUPR Wilayah I, Karwi, S.Sos mengungkapkan bahwa pihaknya siap membantu dalam hal penanganan jalan di wilayah tersebut. (Tim DPUPR Blora).


Info